
Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 tingkat Kabupaten Tangerang yang digelar pada tanggal 17 Agustus 2024 di lapangan Maulana Yudha Negara menjadi saksi bisu atas semangat patriotisme generasi muda. Salah satu momen yang paling dinantikan dalam upacara tersebut adalah pengibaran Bendera Merah Putih, yang tahun ini dipercayakan kepada Afrilia Majesty Mau, seorang Purna Pasukan Inti Pramuka SMP Dirghantara (PATIKASARA) generasi 13.
Dengan langkah tegap dan penuh percaya diri, Kak Majes, begitu ia akrab disapa, berhasil menjalankan tugasnya sebagai pembawa baki dengan sempurna. Keberhasilannya ini tidak lepas dari proses seleksi yang ketat serta pelatihan intensif yang telah dijalani di bawah binaan Badan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Tangerang.

Paskibraka: Simbol Kebanggaan dan Persatuan
Paskibraka, atau Pasukan Pengibar Bendera Pusaka, merupakan sekelompok pemuda-pemudi terpilih yang bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan. Tugas ini bukan sekadar seremoni belaka, melainkan sebuah simbol kebanggaan nasional dan persatuan bangsa.
Sejarah Singkat Paskibraka
Gagasan pembentukan Paskibraka bermula pada tahun 1946, saat Ibukota Indonesia dipindahkan ke Yogyakarta. Presiden Soekarno, sebagai simbol semangat juang bangsa, memerintahkan agar upacara peringatan HUT RI pertama tetap dilaksanakan dengan khidmat. Mayor (Laut) Husein Mutahar, salah satu ajudan Presiden, kemudian ditunjuk untuk mempersiapkan upacara tersebut, termasuk pengibaran Bendera Pusaka.
Sejak saat itu, tradisi pengibaran Bendera Pusaka oleh pasukan khusus terus berlangsung hingga kini. Nama Paskibraka sendiri baru muncul pada tahun 1973, atas usul Idik Sulaeman, seorang pembina pasukan pengibar bendera.
Husein Mutahar: Bapak Paskibraka
Mayor (Laut) Husein Mutahar, yang pertama kali menggagas pembentukan pasukan pengibar bendera, seringkali disebut sebagai Bapak Paskibraka. Dedikasinya dalam melatih dan membimbing para pemuda-pemudi untuk menjalankan tugas negara dengan penuh tanggung jawab patut dicontoh.
Pesan Inspiratif untuk Generasi Muda
Keberhasilan Kak Majes menjadi pembawa baki pada upacara HUT RI ke-79 menjadi inspirasi bagi para anggota PATIKASARA lainnya. Dalam kesempatan tersebut, Kak Majes menyampaikan pesan motivasi kepada adik-adiknya: “Tetap semangat dan pantang menyerah, apa yang kalian lakukan di hari ini akan membawa dampak besar di masa depan. Jangan pernah ragu atau takut untuk mengambil pengalaman baru sebanyak-banyaknya.”

Harapan untuk Masa Depan
Dengan semakin meningkatnya kualitas dan profesionalisme para anggota Paskibraka, diharapkan tradisi pengibaran Bendera Pusaka akan terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Melalui Paskibraka, nilai-nilai luhur seperti nasionalisme, disiplin, dan semangat juang dapat terus ditumbuhkan dan dikembangkan.

Foto Kak Majesty saat masih menjadi peserta didik di PATIKASARA











